Rabu, 03 November 2010

Mata

Do you have eyes friends....????
 How many eyes that you have...????
Do you know what is the eyes....????

Mata adalah sesuatu yang sangat penting dan berharga bagi kehidupan kita.
tanpa mata,kita tidak akan bisa melihat indahnya dunia ini,
tanpa mata,kita tidak akan dapat melihat ortu,teman-teman,dan lain-lain.meskipun,mata mempunyai banyak fungsi,namun banyak orang yang tidak bisa menjaga kesehatan mata tsb.
mereka malah menyepelekannya.
 So,Let's to keep our eyes.....
Because,eyes is the beautiful gift from our god....
You know that friends....????
Eyes is the window of our heart......

Keajaiban Allah.....

Subhanallah…. Masjid Mbah Maridjan masih berdiri kokoh dan 2 Sapi yang Perkasa

Kawasan Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, luluh lantak diguyur awan panas Gunung Merapi. Dusun Mbah Maridjan ini seperti kota mati. Namun, masjid Kinahrejo masih tetap tegak berdiri. Juga ada dua sapi yang perkasa dan berdiri tegak.
Pemantauan detikcom, Rabu (27/10/2010), kawasan Pakem yang sebelumnya asri dengan warna hijau, karena banyak pepohonan, kini menjadi kering kerontang. Hanya warna coklat dan hitam yang mendominasi. Debu vulkanik menutupi semua yang ada di kawasan Kinahrejo, termasuk rumah-rumah yang porak-poranda dan pepohonan yang bertumbangan.

Di tengah porak-porandanya bangunan-bangunan di Kinahrejo, masjid Kinahrejo, tampak masih utuh dan kokoh berdiri. Di masjid inilah, Mbah Maridjan dan warga dusun biasanya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Mahakuasa.
Meski berselimut debu, masjid yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah Mbah Maridjan itu terlihat masih kokoh. Hanya saja, banyak genting di beberapa bagian yang bolong, terkoyak oleh kerikil-kerikil panas yang menyembur dari perut Gunung Merapi. Di sekeliling masjid, pohon-pohon tampak mati, penuh dengan debu.
Yang tak kalah menarik lainnya, ada dua sapi di desa ini yang masih hidup. Dua sapi jenis Fries Holland, sapi penghasil susu itu, masih tegak berdiri pagi tadi. Namun, kondisi sapi ini memang mengenaskan. Dua sapi ini tetap berdiri di pinggir bangunan rumah yang sudah porak-poranda, tak ada air dan makanan di sampingnya.

Sekujur tubuh dua sapi itu terdapat luka bakar. Sebagian kulitnya mengelupas dan melepuh. Kesaksian salah seorang Tim Evakuasi yang mendatangi kawasan ini pada Selasa (26/10/2010) malam, dua sapi itu masih bisa melenguh. Kini, dua sapi itu ditangani Tim SAR untuk diselamatkan.
Hingga pukul 11.40 WIB, Tim SAR masih terus menyisir kawasan Desa Umbulharjo dan Kepuhharjo. Tumpukan debu yang cukup dalam dan tumbanganya banyak pohon cukup menyulitkan Tim SAR dalam melakukan penyisiran. Suasana dusun itu memang mengerikan setelah diguyur material Merapi yang diprediksi bersuhu 600 derajat Celcius itu.

My Poem

IBU.......
Engkau bagaikan bintang yang menerangi hidupku.........
Engkau bagaikan pohon rindang yang selalu meneungiku di kala panas maupun hujan.........
Engkau bagaikan mutiara yang menghiasi hidupku.......

IBU.....
Betapa besar jasamu kepadaku......
Betapa besar pengorbananmu kepadaku.....
Tanpamu,,aku takkan pernah bisa melihat indahnya bintang yang bersinar di langit.....
Tanpamu juga,,aku takkan bisa melihat indahnya kupu-kupu yang beterbangan.......

IBU....
Saat aku terbaring sakit.....
Engkau merawatku dengan penuh kesabaran.
Saat itu,aku berkata.....
Ya tuhan..aku sudah tidak kuat menahan sakit ini......
Namun,.....
Engkau tak pernah lelah menyemangatiku....
Engkau tak pernah bosan menghiburku......

IBU......
Saat engkau tertidur lelap..
ku lihat ada garis-garis kelelahan di wajahmu........
Ku pandangi dirimu dengan penuh keharuan.
wajahmu memancarkan keteduhan yang mendalam.....

IBU,.......
Kini usiamu telah berkurang....
Namun,kasih sayangmu takkan pernah berkurang sedikitpun padaku....
Cintamu padaku akan selalu mengalir seperti air.....
Pengorbanan dan ketulusanmu takkan bisa tergantikan oleh apapun...

IBU....
Engkaulah matahariku......
Ku mohon,agar engkau selalu bersinar....
Jika engkau berhenti bersinar,hidupku akan terasa hampa,gelap,dan muram....
Hari-hari yang ku lalui hanya akan di penuhi goresan tinta kelabu.....